Rufaizal's Blog

Blog asuhan keperawatan

Riset Keperawatan

Riset Keperawatan

Riset (penelitian)
Proses pencarian kebenaran yang belum terungkap secara sistematis meliputi pengumpulan dan analisis informasi (data)

Riset Keperawatan
Proses pencarian kebenaran secara sistematis yang didesain untuk meningkatkan pemahaman kita tentang isu-isu yang terkait dengan keperawatan, antara lain: praktik keperawatan, pendidikan keperawatan, dan administrasi keperawatan organisasi profesi

Pengertian yang salah tentang riset:

  • Pengumpulan data atau informasi
  • Studi pustaka / Kajian dokumentasi
  • Penulisan makalah
  • Bekerja menyendiri di laboratorium, perpustakaan & lepas dari kehidupan sehari-hari.

Manfaat riset dalam keperawatan :

  • Memperkuat dasar-dasar keilmuan yang nantinya akan menjadi landasan dalam kegiatan praktik klinik, pendidikan, dan menejemen keperawatan
  • Peningkatan kualitas pelayanan keperawatan melalui pemanfaatan hasil penelitian ilmiah
  • Menghasilkan metodologi keperawatan yang berguna untuk: preventif, promotif, kuratif, rehabilitatif.
  • Bermanfaat untuk kegiatan praktis dalam pelayanan keperawatan sehari-hari.
  • Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembiayaan pelayanan keperawatan
  • Memahami fenomena secara profesional sehingga dapat menyusun perencanaan, memprediksi hasil, pengambilan keputusan, dan meningkatkan perilaku sehat klien

Praktik Keperawatan Berbasis Temuan Ilmiah (evidence-based practice)

  • Fakta terbaik dari riset diaplikasikan secara hati-hati dan bijaksana dalam tindakan preventif, pendeteksian, maupun asuhan keperawatan
  • Klien yang mendapatkan intervensi keperawatan bersumber dari riset memiliki out come yang lebih baik bila dibandingkan dengan klien yang hanya mendapatkan intervensi standar (Heater, Beckker, dan Olson, 1988)
  • Sumber hasil riset dipublikasikan dari  jurnal ilmiah

Sejarah riset keperawatan

Tahap awal : sebelum tahun 1960an

  • Florence Nightingale –> laporan mengenai faktor-faktor yang berdampak pada kesakitan dan kematian prajurit Inggris selama perang Crimean. Dipublikasikan dalam Notes on Nursing (1859).
  • Th 1900an s.d. 1940an –> pengembangan pendidikan tinggi keperawatan
  • Th 1950an –> jurnal Nursing Research terbit
  • Th 1963 –> International Journal of Nursing Studies
  • Th 1969 –> Canadian Journal of Nursing Research

Sejak tahun 1970an

  • Pengembangan teori keperawatan dan isu-isu keperawatan
  • Penerbitan jurnal keperawatan th 1970an: Advances in Nursing Science, Research in Nursing & Health, the Western Journal of Nursing Research, Journal of Advanced Nursing
  • Penerbitan jurnal di th 1980an: Applied Nursing Research, Evidenced Based Medicine
  • Mulai ada perhatian untuk mengaplikasikan temuan riset ke dalam praktik keperawatan
  • Pengembangan lembaga penelitian yang berfokus pada perawatan klien di AS th 1986 (National Center for Nursing Research di bawah National Institutes of Health)
  • Penerbitan jurnal di th 1990an: Qualitative Health Research (1990), Clinical Nursing Research
  • Penerbitan Jurnal Keperawatan di Universitas Indonesia (akhir th 1990-an)
  • Di Departemen Kesehatan RI, dukungan terhadap riset keperawatan melalui Riset Pembinaan Tenaga Kesehatan (Risbinakes)
  • Sampai saat ini di Indonesia masih dalam fase stimulasi –> membangkitkan gairah riset keperawatan dan aplikasinya dalam praktik keperawatan

Tahapan perkembangan riset keperawatan (Ross, Mackenzie & Smith, 2003)

  • Fase stimulasi, bangkitnya kegairahan riset keperawatan
  • Fase individualistis, perawat secara individual melakukan riset mandiri dengan bimbingan ahli statistik.
  • Fase penyatuan, pengembangan jejaring (network) peneliti keperawatan
  • Fase keseimbangan, kolaborasi beberapa program penelitian ilmiah

Ruang lingkup riset keperawatan:

  • Keperawatan medikal bedah
  • Keperawatan maternitas
  • Keperawatan anak
  • Keperawatan jiwa
  • Keperawatan gerontik
  • Keperawatan keluarga
  • Keperawatan komunitas
  • Manajemen Keperawatan
  • Pendidikan Keperawatan

Etika Riset Keperawatan (Loiselle et al., 2004) :

  • Menghormati harkat dan martabat manusia (respect for human dignity)
  • Menghormati privasi dan kerahasiaan subyek penelitian (respect for privacy and confidentiality )
  • Keadilan dan inklusivitas (respect for justice and inclusiveness)
  • Memperhitungkan manfaat dan kerugian yang ditimbulkan (balancing harms and benefits)
About these ads

23 Oktober 2009 - Posted by | 1

Maaf, form komentar ditutup saat ini.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: